on

Apakah USB Tipe C?

USB C atau USB tipe C belakangan makin marak diadopsi oleh smartphone terbaru menggeser micro USB yang jamak digunakan sebelumnya. Beberapa pabrikan besar seperti Samsung tampak belum sepenuhnya mengadopsi tipe USB terbaru tersebut namun kentara bahwa lambat laun pada akhirnya port tersebut bakal menjadi standar bagi handphone maupun tablet keluaran terkini.

Saat ini saja tercatat bahwa LG, Microsoft, HTC dan bahkan OnePlus sudah meninggalkan port microUSB pada smartphone terbaru buatan mereka untuk beralih ke USB tipe C. Lantas apa sebenarnya USB tipe C tersebut? Apa perbedaannya dengan microUSB sehingga dipersepsi lebih modern?

Apakah USB Tipe C?


Mengenal USB Tipe C Lebih Dekat

Dari sisi penampakan kentara bahwa USB tipe C memiliki ukuran yang lebih besar jika dibanding microUSB yang menjadi standar sebelumnya. Desain atau tata letak pin-nya sendiri dimaksudkan memudahkan pengguna karena tidak perlu lagi melihat mana bagian atas dan mana bagian bawah sebagaimana terjadi pada microUSB.

USB tipe C juga hanya memiliki satu standar ukuran saja, bukan seperti USB sebelumnya yang dibagi dalam beberapa kategori seperti micro, mini, versi A dan versi B.
Walau demikian sebenarnya USB tipe C masih dibangun dari basis USB 3.1 yang jamak diketemukan pada laptop atau desktop dan dibedakan dari USB 2.0 dengan warna biru.

Perbedaan USB Tipe C dengan microUSB

Kehadiran USB tipe C sendiri bukan semata-mata menguntungkan dari sisi kepraktisan, lebih dari itu USB tipe terbaru tersebut memungkinkan produsen smartphone atau tablet meningkatkan kecepatan pengisian ulang daya baterai sebuah perangkat. Apple merupakan salah satu pelopor yang memanfaatkan keunggulan itu pada MacBook.

Sayang sekali bahwa untuk sementara ini USB tipe C masih belum benar-benar bisa menyamai kecepatan transfer data seperti halnya USB 3.1 yang diketemukan pada laptop/desktop. Contoh rill adalah pada LG G5 dimana kecepatan transfer data melalui USB tipe C tersebut masih tercatat sama persis seperti Samsung Galaxy S7 yang notabene masih menggunakan microUSB. Kala diuji memindah data sebesar 1 GB dari laptop ke Galaxy S7 maupun LG G5 keduanya sama-sama memerlukan waktu 30 detik. Namun pada Lumia 950 hanya membutuhkan waktu 15 detik karena keberadaan fitur Continuum pada flagship phone terbaru buatan Microsoft tersebut.

Keterbatasan USB tipe C sendiri setidaknya untuk saat ini adalah masih minimnya keberadaan aksesoris after market yang sudah mengadopsi port tersebut. Kebanyakan aksesoris yang ada di pasaran masih mengadopsi microUSB, karenanya jika Anda menggunakan smartphone dengan USB tipe C untuk saat ini kemungkinan pilihan aksesoris pihak ketiga tidak mudah didapat.

Adakah Perbedaan USB Tipe C dengan Thunderbolt?

Jauh sebelum kehadiran USB tipe C perusahaan berbasis di Cupertino (Apple) sempat menawarkan inovasi lewat port Thunderbolt yang kala itu diklaim oleh Apple bakal menggantikan semua konektor pada berbagai perangkat modern.

Perbedaan USB Tipe C dengan Thunderbolt

Saat ini port tersebut masih ada, bahkan untuk versi terbarunya yaitu Thunderbolt 3.1 sang produsen menggabungkannya dengan USB tipe C. Artinya port Thunderbolt terkini mampu secara leluasa mendukung DisplayPort, USB 3.1 dan PCI Express. Secara teoritis USB tipe C mampu melayani transfer data hingga kecepatan maksimum 40 GB per detik (Gbps).