on

ZTE Blade L2: Smartphone Android Murah Berprosesor Quad-core

ZTE Blade L2 yang belum lama ini diperkenalkan oleh pabrikan asal Cina ZTE meramaikan persaingan smartphone Android kisaran harga Rp 1 juta-an. Meski banderolnya murah namun sang produsen berani memberikan layar lebar, desain relatif elegan serta prosesor quad-core untuk smartphone terbarunya ini.

Harga ZTE Blade L2 sendiri saat tulisan ini dibuat hanya berselisih beberapa ratus ribu rupiah dibandingkan Motorola Moto E. Sementara Moto E generasi kedua mengusung layar 4.3 inch, Blade L2 memiliki layar 5.0 inch yang cenderung digemari konsumen dewasa ini. Seperti apakah spesifikasi berikut kelebihan dan kekurangan ZTE Blade L2? Simak ulasannya berikut ini.

Spesifikasi dan harga ZTE Blade L2


Mengulas Fitur dan Spesifikasi ZTE Blade L2

Dari sisi harga maupun performa kecepatan ZTE Blade L2 lebih baik ketimbang Motorola Moto E. Namun jangan dilupakan bahwa segmen low-end justru adalah segmen yang paling kompetitif, harga serta performa bukan satu-satunya faktor yang dipertimbangkan oleh calon konsumen ketika hendak melakukan keputusan beli.

Sadar akan kondisi dan karakteristik segmen paling bontot ini maka ZTE mencoba menghadirkan desain yang sedikit berbeda dari umumnya smartphone di kisaran harga ini. Tak seelegan ponsel kelas high-end tentu saja namun cukup elegan untuk membuat tampilan ZTE Blade L2 menonjol dibanding kompetitor sekelasnya.


Sedikit kelemahan di sektor desain ditemukan pada cover bagian belakang. Meski cover ini merupakan tipe removable dimana di baliknya pengguna dapat mengakses slot kartu SIM maupun MicroSDXC namun proses membukanya sama sekali tidak mudah. Sedangkan baterai berkapasitas 2.000 mAh-nya sendiri merupakan baterai non-removable. Dengan dimensi 8.95mm x 142.5mm x 72.2mm serta bobot 130 gram jelas sudah bahwa smartphone murah keluaran ZTE ini bukan yang teringan maupun tertipis dibanding rival-rivalnya, hanya saja kesan solid dan elegan rasanya lebih dari cukup untuk mengkompensasi fakta tersebut.

Performa ZTE Blade L2 digantungkan pada chipset MediaTek dengan prosesor Quad-core berkecepatan 1.3 GHz yang dalam uji benchmark dengan GeekBench 3 menghasilkan poin lebih baik dibandingkan chipset Snapdragon yang digunakan oleh Motorola Moto E dengan cukup signifikan. Namun sayangnya performa olah grafis GPU Mali-400 pada ZTE Blade L2 masih kalah jauh jika dibandingkan GPU Adreno 302 yang ada pada Moto E.

Walau demikian dalam kenyataannya ZTE Blade L2 masih mampu memutar klip di Youtube maupun menjalankan beberapa game seperti “Temple Run 2” dengan relatif lancar.

Sedangkan untuk perbandingan layar keduanya memang jelas bahwa dari sisi ukuran ZTE Blade L2 unggul atas layar Motorola Moto E. Hanya saja mengingat untuk mampu berkompetisi di segmen low-end masing-masing produsen harus memangkas biaya produksi maka ada cukup banyak hal dikorbankan di sini. Salah satunya adalah viewing angles pada layar ZTE Blade L2 yang tak seluas Motorola Moto E, tingkat kecerahan layarnya pun tak terasa optimal sehingga sulit terbaca di luar ruangan. Dengan kepadatan warna 196 ppi gambar yang ditampilkan juga tampak lebih terpikselisasi dibandingkan layar Moto E yang memiliki kepadatan warna 256 ppi.

Kekurangan ZTE Blade L2 lagi-lagi terlihat pada dukungan konektivitas dimana bukan saja tidak tersedia 802.11ac Wi-Fi namun juga masih menggunakan Bluetooth 3.0 yang sudah sangat usang.

Produsen menempatkan kamera utama 5 MP di bagian belakang, keberadaannya layak diapresiasi untuk sebuah ponsel harga Rp 1 juta-an. Hanya saja jangan berharap kamera ini akan mampu menggantikan kamera saku dari sisi performa maupun kualitas foto yang dihasilkan. Auto focus-nya berkerja sangat lambat, reproduksi warnanya jauh dari harapan dan pula tingkat detil yang ditampilkan cukup menyedihkan.
Sedangkan di bagian depan terdapat pula kamera sekunder 0.3 MP yang sekedar cukup untuk melakukan Skype.



Alih-alih menjalankan Android Lollipop atau setidaknya KitKat, ZTE Blade L2 malah masih mempertahankan Android Jelly Bean dan perlu dipertimbangkan bahwa kemungkinan besar tidak bakal ada update resmi sistem operasi untuk smartphone Android murah buatan ZTE ini.

Perbandingan Harga Lenovo A7000 vs. Alcatel Flash Plus
Lenovo A7000 Alcatel Flash Plus
Harga Lenovo A7000 Harga Alcatel Flash Plus
Sony Xperia Z2 beli sekarang


Kesimpulan Ulasan ZTE Blade L2

Kehadiran ZTE Blade L2 memberi opsi lebih bagi calon konsumen dengan anggaran terbatas, dalam beberapa hal seperti performa kecepatan smartphone ini mampu menyingkirkan Motorola Moto E yang masih menjadi favorit di segmen ini. Sayangnya dalam hal lain lebih banyak kekurangan ketimbang kelebihannya.