on

Preview Asus Zenfone 3 Max Jelang Kehadirannya di Indonesia

Asus Zenfone 3 Max dirilis bersamaan dengan Asus Zenfone 3 Laser yang preview-nya sudah dimuat pada artikel lalu. Sebagaimana pendahulunya yaitu Zenfone 2 Max, demikian pula Zenfone 3 Max ditujukan bagi konsumen yang mengedepankan stamina baterai lebih daripada fitur apapun.

Tahun lalu Asus Zenfone 2 Max menjadi salah satu favorit diantara keluarga Zenfone 2, kini apa saja penyempurnaan yang ditawarkan oleh sang penerus? Silakan menyimak impresi awal Asus Zenfone 3 Max sambil menanti kehadirannya di Indonesia yang masih penuh teka-teki.

Kapan Asus Zenfone 3 Max Dijual di Indonesia?


Ulasan Awal Spesifikasi Asus Zenfone 3 Max

  • 1.5GHz Quad-core MediaTek MT6737T processor
  • Mali-T720 MP2 GPU
  • 3GB of RAM
  • 5.2-inch HD IPS display, 2.5D glass, 1280 x 720 resolution
  • 32GB of expandable storage
  • 13-megapixel rear camera with LED flash
  • 5-megapixel front camera
  • Dual SIM
  • 3G, LTE
  • WiFi, Bluetooth, GPS, A-GPS, Fingerprint scanner
  • Android Marshmallow 6.0, ZenUI 3.0
  • 4100mAh battery

Sang produsen masih mempertahankan layar berukuran 5.2 inch dengan resolusi setara HD (720 pixels), tingkat kerapatan warnanya pun hanya mencapai 282 ppi. Tidak terlalu impresif maupun mengesankan jika dibanding kebanyakan smartphone sekelasnya saat ini yang rata-rata sudah menawarkan resolusi setara FHD. Namun seperti disinggung diawal bahwa Zenfone 3 Max dimaksudkan bagi mereka yang mengedepankan stamina baterai, dan semakin rendah resolusi berarti makin sedikit pula konsumsi daya baterai oleh layar.

Pada bagian atas layar terletak beberapa sensor serta lensa kamera selfie 5 MP, sedangkan yang membedakan Asus Zenfone 3 Max dari Asus Zenfone 2 Max adalah tombol navigasi di bawah layar yang kini mengadopsi onscreen buttons.

Seperti halnya dengan Asus Zenfone 3 Laser, untuk tipe Max ini pun sang produsen menempatkan semua tombol fisik pada sisi kanan dan tray untuk hybrid SIM card pada sisi lainnya (kiri).

Asus Zenfone 3 Max Dibandingkan Asus Zenfone 3 Laser

Port 3.5 mm headphone jack diposisikan di bagian atas sementara port microUSB yang berfungsi untuk transfer data maupun isi ulang daya baterai di bawah.

Penampilan Asus Zenfone 3 Max sekilas sangat mirip dengan Asus Zenfone 3 Laser, perbedaan fisik yang cukup kentara terlihat pada tata letak sensor-sensor di atas layar serta ukuran layar yang sedikit ebih kecil.

Beralih ke bagian belakang pabrikan asal Taiwan ini tidak lagi mengadopsi faux-leather sebagai cover belakang melainkan logam seperti keluarga Zenfone 3 lainnya. Zenfone 3 Max juga menggunakan lensa kamera utama 13 MP didukung oleh LED flash, namun modul Laser dihilangkan dari tipe ini. Tentu tidak menjadi masalah mengingat lagi-lagi stamina baterai lebih diutamakan bagi target market varian ini. Selain itu dalam pengujian singkat kamera Asus Zenfone 3 Max mampu menunjukkan performa di atas ekpektasi. Bahkan di malam hari pun (night outdoor) gejala noise relatif minim sehingga foto-foto yang dihasilkan oleh kamera Zenfone 3 Max cukup layak dinikmati dan diunggah ke jejaring sosial maupun blog.

Hasil Foto Asus Zenfone 3 Max

Sensor pemindai sidik jari diletakkan di bawah lensa kamera tersebut seperti halnya Asus Zenfone 3 Laser, hanya saja alih-alih sedikit membulat (rectangular) untuk tipe Max ini desainnya dibuat mengkotak. Dari sisi fungsi tidak terasa ada perbedaan antara kedua desain tersebut.

Di sektor performa kali ini Asus tidak lagi mengandalkan chipset buatan Qualcomm untuk Asus Zenfone 3 Max melainkan MediaTek 6737T yang memiliki prosesor quad-core 1.5 GHz serta GPU Mali-T720 MP2. Kapasitas RAM-nya minus 1 GB dibanding Zenfone 3 Laser namun meningkat jika dibanding Zenfone 2 Max. Sementara kapasitas memori internal 32 GB. Pada uji AnTuTu 6.1.4 smartphone berjantung chipset MediaTek ini mencatatkan poin 40190.

Kelebihan dan Kekurangan Asus Zenfone 3 Max

Hal yang menarik adalah keputusan Asus yang justru menyunat kapasitas baterai menjadi 4100 mAh saja padahal pendahulunya dilengkapi dengan baterai berkapasitas 5000 mAh. Apakah keputusan sang produsen menurunkan kapasitas baterai dan menggunakan chipset MT 6737T ini bakal berkorelasi negatif atau positif terhadap stamina baterai dibanding pendahulunya tentu masih perlu pengujian lebih intensif pada review berikutnya.

Impresi Awal Terhadap Asus Zenfone 3 Max

Penampilan Asus Zenfone 3 Max berubah cukup signifikan dibanding Asus Zenfone 2 Max, selain lebih berkesan modern ia juga tampak lebih premium. Meski memiliki kapasitas baterai terbilang besar Asus sukses menjaga dimensinya tetap ramping, bahkan hanya berselisih tipis jika dibanding Asus Zenfone 3 Laser.

Sama halnya seperti keluarga Asus Zenfone 3 lainnya kapan Asus Zenfone 3 Max bakal dijual di Indonesia masih menjadi misteri hingga tulisan ini dipublikasikan. Launching resmi Asus Zenfone 3 bisa jadi dilakukan dalam waktu dekat, namun kemungkinan stok unit baru tersedia akhir tahun 2016 ini.